Tampilkan postingan dengan label Galau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Galau. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Maret 2019

Kebaikan Tidak Selalu Baik

Hasil gambar untuk Is it good?

Menjadi baik adalah sebuah kenormalan bagi insan manusia yang ada di bumi ini. Sejahat apapun orang pasti pernah berbuat baik lebih dari sekali dalam hidupnya. Terlepas itu baik menurut orang lain, setidaknya baik menurut dirinya sendiri. 

Jika ditanya tentang sifat seseorang, pasti baik menjadi salah satu sifat yang lumrah. Menjadi baik merupakan hal termudah untuk manusia, menjadi baik jauh lebih gampang daripada menjadi jujur. 

Ada istilah "berbohong demi kebaikan". Kita semua tahu bahwa bohong bukanlah sebuah kebaikan, bagi kita yang dibohongi. Tapi bila dari sisi yang melakukan "bohong demi kebaikan" itu menjadi pembenaran yang menurut si pelaku wajar saja melakukannnya. 

Senin, 22 Juni 2015

Sumber Kebahagiaan

Hallo semua yang akan membaca posting ini, selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan dan kembali lagi saya si anak hilang kembali menulis sebuah post pada kali ini setelah sekian lama "meliburkan diri" dari blog ini karena merasa lebih nyaman menulis segala keresahan di note handphone. Mohon dimaafkan.

Kali ini gue bakal berbagi tentang bagaimana rasanya berjuang untuk kembali.

Pada puasa hari ini gue dikejutkan dengan sebuah postingan di facebook. Sungguh tak biasa postingan itu nongol di beranda facebook gue. Postingan seseorang yang pernah menjadi bahan tulisan gue dan sekarang kembali menjadi bahan tulisan gue.

Pernahkan kalian merasakan dimana momen terbaik hidup kalian itu tiba? Momen paling indah, dan bersama orang yang tepat. Gue pernah merasakan itu, dan gue menjadi kecanduan dengan keadaan itu. Gue sangat menyukai suasana/momen itu, itu adalah momen terbaik gue bersama orang yang terbaik juga. Dia bukan siapa-siapa sepanjang kira-kira 15 tahun hidup gue, sampai akhirnya setelah 15 tahun gue menjalani hidup, gue mengenal dia. Perkenalan  kita pun biasa aja, hanya kenal dari teman ke teman. Siapa sangka awal dari perkenalan itu menjadikan awal dari terbentuknya salah satu momen terindah dalam hidup gue. Gue merasakan kenyamanan, kesenangan, dan sebuah perasaan yang belum pernah gue rasakan seutuhnya sebelumnya, yaitu kebahagiaan. Yaa gue merasakan kebahagiaan seutuhnya saat mengenal dia, dan dekat dengan dia. Dia bukanlah seorang pacar, bukan seorang teman, dan juga bukan seorang saudara. Dia adalah sahabat sejati yang membuat gue merasa hidup, dan merasakan indahnya hidup. Dia bukan seorang pacar, teman, atau saudara, tapi dia bisa menjadi ketiganya. Gue sangat beruntung bisa menemukan seseorang seperti dia. Bahagia gue tercipta saat bersama dia, dan bahagia gue berawal dari mengenal dia.

Senin, 27 Oktober 2014

Kerinduan


Salah satu hal yang paling tidak sopan dalam hidup ini adalah: Rindu. Rindu ini gak mau tau kapan dan dimana kita sedang berada pasti bakal merasakan suatu kerinduan pada sesuatu yang indah yang pernah kita rasakan sebelumnya.

Senin, 15 September 2014

Pelampiasan (Galau Lagi)

Entah kenapa gue pengen banget nyoba nulis komedi lagi tapi sulit banget. Tangan, otak, sama hati gak sinkron. Mencoba beberapa kali meneliti sesuatu hal dari sudut pandang yang berbeda tapi selalu aja ujungnya balik lagi ke hal yang dipikirkan dan dirasakan (nulis galau).

Gue tau galau terlalu larut dan lama itu gak baik. Gue juga sering diomelin sama temen curhat gue karena terlalu memikirkan sesuatu yang sudah bukan milik gue lagi. Tapi tetep aja gue kepikiran. Yaa emang gue lagi labil. 

Cuma lewat tulisan gue bisa melepaskan keresahan yang gue rasakan. Nulis tanpa sebuah kejujuran dan gak sesuai perasaan yang dirasain itu sulit. Maka dari itu lebih baik menuliskan apa yang sedang dirasakan dan diresahkan aja. Supaya hasilnya maksimal. Kalo gak gitu, hasilnya gak maksimal. Otak pikiran kemana, tapi dihati merasakan hal yang lain yang di tulis dari otak.

Kali ini gue bakal nulis tentang pelampiasaan yang biasa gue lakuin kalau sedang bosan atau galau. Yaa mungkin kalian juga melakukan hal yang sama juga.

1. Dengerin lagu + Nyanyi
Kalo lagi galau terus dengerin lagu Taylor Swift feat. Ed Sheeran - Everyhing Has Changed sama Coldplay - Fix You itu maksimal abis galaunya. Ditambah sambil ikut nyanyi dan meresapi liriknya. 2 lagu inilah yang sering gue dengerin kalau lagi galau atau kepikiran seseorang. Tapi gue juga sering dengerin lagu Avril Lavigne - When You're Gone sih. Yaa pokoknya kalo galau dengerin + nyanyi lagu galau itu maksimal abis dah rasanya. Tapi mending ngelakuin hal ini pas mau tidur. Biar gak kelamaan ngegalaunya dan sebagai teman penghantar tidur. Kali aja mimpiin orang yang kita pikirin dan besoknya bisa lebih semangat menjalani hari baru. Dan yang harus kalian tau kalo melakukan hal ini adalah GRATIS!

2. Nonton Film
Gue juga sering melakukan hal ini kalo lagi galau. Waktu itu pas abis putus sama mantan gue. Esok harinya gue ke bioskop dan marathon film dari siang sampe malem cuma buat berusaha biar gak galau. Emang pas di bioskop gak galau dan menikmati film. Tapi pas mau tidur pasti kepikiran orang yang kita sayang. Yaa seengaknya kalau gue gak nonton ke bioskop mungkin gue bakal memikirkan dia seharian dari melek sampe merem lagi. Dengan cara ini kita mengurangi intesitas memikirkan dia.

3. Jalan-jalan
Mungkin orang-orang lain jalan-jalan ke tempat wisata atau tempat belanja. Tapi kalo gue biasanya jalan-jalan cuma muterin kota sambil bawa motor menikmati angin sore terus mampir ke warkop minum es sambil makan bubur ayam + sate usus. Abis itu pulang.

4.Hangout bareng Teman
Hangout bareng temen emang paling asik. Bisa melupakan segala hal dan bisa tertawa bersama kalo lagi bareng-bareng. Bikin lupa sama sosmed, pikiran galau, utang, dan lain-lain. Tapi biasanya kalo melakukan hal ini pastinya harus punya beberapa duit buat nongkrong dan jajan. Kadang kalo temen gue gak ada yang punya duit, gue suka memaksa mereka menemani gue dengan gue traktir. Yaa emang orang kalau galau suka khilaf pengennya ngelepas galau mulu.

5. Maen Game
Yaa karena gue dulunya gamers dan naluri gamers gue masih tersisa di benak gue. Hal ini lah yang membuat gue memilih game buat pelampiasaan dan kembali menjadi gamers. Dulu gue penggemar berat game Point Blank, sekarang masih pengen maen itu sih tapi gak ada char buat maennya. Dulu gue sempet maen Minion Rush dan berniat sampe tamat, tapi apa daya. Sekarang ini gue lagi serius merintis maen game Let's Get Rich dari Line sama maen Clash Of Clan dan Minion Rush cuma buat pajangan game di handphone gue. Yaa lumayan lah buat penghilang galau atau pikira-pikiran berat sejenak. Apa lagi kalo COC kan ada chatnya juga, jadi bisa ngobrol sama user lain atau anggota clan lain dan menambah teman tentunya.

6. Menulis
Ini adalah hal yang pasti gue lakukan. Nulis kegalauan dan apa yang dirasakan di tweet/status/note/blog. Mungkin kalau kalian perhatikan tulisan gue yang baru-baru kebanyakan galau, yaa karena gue emang lagi galau. Pengen gue nulis komedi sebenernya tapi sense of comedy gue sedang hilang entah kemana. Nyoba nulis komedi, ujungnya galau. Intinya tulisan gue adalah menggambarkan apa yang gue rasakan saat itu juga.

Yaa itu adalah hal yang gue lakukan buat melampiaskan kegalauan atau pikiran-pikiran berat. Gue orangnya termasuk susah move on makanya selalu nyari pelampiasaan galau dan selalu ingin menghapus kegalauan gue walau hanya sejenak.

Mengutip ucapan dari @daraprayoga yang gue denger di soundcloud dia kurang lebih seperti ini "Keinginan move on selalu ada.. Tapi dia terlalu berharga dan terlalu indah untuk dilupakan saat ini"

Yaa.. kamu masih terlalu berharga buat aku lupakan untuk saat ini. Biarkanlah waktu yang menjawab kapan waktu yang tepat bagi ku untuk move on dari kamu. Jika boleh berharap, aku berharap waktu bisa mengembalikan kebersamaan kita.

Kamis, 21 Agustus 2014

3K (Kesepian, Kesedihan, dan Kesendirian)




Pernah gak sih merasakan kesendirian atau kesepian yang sangat amat terasa. Menurut gue itu adalah hal yang paling gak enak saat hidup. Punya segalanya untuk membahagiakan diri sendiri tapi gak ada orang yang bisa diajak untuk berbagi kebahagiaan itu. Yap! Itu hal yang menyakitkan buat gue. Gue merasakan kesepian yang paling sepi saat merasakan hal itu. Kesepian emang hal yang paling menyakitkan dari kesedihan. Apalagi kesepian disaat sedih itu hal yang paling berat dalam hidup dan percayalah gue pernah merasakan hal ini.

Jumat, 18 Juli 2014

Yang Tak Tersampaikan



Hai mantan kekasih yang masih belum bisa ku relakan begitu saja menghilang dari hidup ku. Apa kabar dirimu? Aku harap kau baik-baik saja dengan berkah sehat wal afiat. Kemarin malam aku tak tau kenapa diriku begitu sangat merindukan mu. Namun kau telah melarang ku untuk menemui mu di dunia nyata, tapi aku sangat senang ternyata kau menemui ku di dunia mimpi.

Selasa, 15 Juli 2014

Salah Satu Harapan Suatu Saat Nanti


Pagi ini bukanlah pagi yang indah, dimana semuanya sangat tidak ngenakin. Awal pagi ini pikiran gue memikirkan berbagai hal yang sangat rumit. Kesalahan memang tak terlepas dari gue sebagai manusia biasa. Gue tau gue hidup bukan di dunia game yang penuh dengan kesempurnaan dengan memakai cheat. Gue hidup di dunia nyata, yang tidak dapat menggunakan cheat seperti di game-game.

Sabtu, 26 April 2014

Jangan Sampai Seperti Postingan Ini


Semalem gue melakukan kesalahan, dan kesalahan itu emang sangat fatal. Gue terlalu memikirkan diri sendiri, terlalu mementingkan diri sendiri, dan terlalu cuek dengan orang sekitar. Pikiran gue malam itu sangat kacau, gue gak tau kenapa gue menjadi merasa bersalah dan merasa tidak penting lagi bagi hidup seseorang yang bagi gue dia sangat penting. Tapi gue bodoh, gue tolol, dan gue gak punya otak. Gue udah terlalu egois, gue udah terlalu negative thinking.

Selasa, 11 Februari 2014

Ketika Perasaan Menjadi Keresahan

Kita, orang-orang yang merasa tak pantas untuk memiliki dan dimiliki pasti pernah merasa resah saat ada sesuatu yang mengganjal dihati atau dipikiran kita. Pada saat ini lah kita sangat membutuhkan sebuah teman yang tepat, yang bisa diajak sharing dan bertukar pikiran atau pendapat. Tapi sering kali kita hanya bisa berbicara dan menerima saran yang diberi oleh orang lain, dan berjanji akan melakukannya. Tapi kenyataannya? Sulit untuk menepati janji itu.

Seringkali kita hanyalah menjadi pengagum ciptaan tuhan tanpa hak memiliki. Ketika orang yang kita sayang disakiti, dikecewakan, dan dibuat sedih. Kita hanya bisa memberi saran dan doa yang terbaik. Seringkali doa yang terucap demi kebaikan dia (orang yang kita sayang) adalah isi hati kita yang sebenarnya. Namun dia tidak berkewajiban untuk tau dan merespon doa dan isi hati kita. 

Kita sang pengagum, hanya bisa mamandangi dan melihat apa yang akan terjadi tanpa punya hak untuk mengendalikan dan mengarahkan apa yang akan terjadi. Terlalu banyak perasaan yang tak bisa ditulis dalam sebuah kalimat, dan terlalu banyak perasaan yang tak bisa dikatakan dalam sebuah pernyataan. Sudah saatnya mengikuti kata Raisa di lagu Apalah Arti Menunggu. "Sekarang aku tersadar kalau cinta yang ku tunggu tak kunjung datang."

Mungkin sekian dulu postingan singkat gue untuk kali ini. Semoga kita (orang-orang pengagum) bisa lebih dianggap dan diterima kalau kita bukanlah hanya tempat istirahat saat orang yang kita sayang itu sakit/lelah.